kepada kamu,
jika saja aku Tuhan, akan kuberikan seluruh isi dunia ini hanya padamu, tapi tidak dengan wanita
aku ingin menjadi satu-satunya wanita dalam hidupmu
aku ingin menjadi yang terutama dalam hidupmu.
buatku,
kamu adalah godaan terbesar didunia ini
ada beberapa lelaki yang memaksa menggantikan posisimu di hatiku semenjak kamu pergi, tapi mereka kesulitan mengambil hatiku.
ya, tepat! karena hatiku ada pada kamu
dan kamu, sampai saat ini belum juga mengembalikannya
kumohon jangan egois, berhentilah menyiksaku
aku sangat payah dalam hal melupakanmu
aku merasa sangat bodoh harus membohongi perasaanku dan pura-pura tidak membutuhkanmu
kamu pernah merasa merindukan seseorang sampai dadamu terasa begitu sesak dan paru-parumu kesulitan menangkap oksigen yang berada disekitarmu saat itu? apa kamu juga pernah, membanjiri kamarmu oleh air mata dan kenangan manis yang terasa pahit ketika diingat?
ya, aku melakukannya sekarang.
mengingat setiap kenangan yang semakin jelas terlihat di bulir kecil air mataku yang meluncur bebas di pipi
omong kosong macam apa lagi ini?
aku terlalu lemah untuk menolak pelukanmu
apa yang bisa kulakukan hanya berandai-andai menjadi Tuhan, yang dengan gampangnya menjangkaumu lewat tangan
jarak bukan lagi hal yang harus kutakutkan
orang sekarang menyebutnya galau ya? bukan.. aku bukan galau, aku hanya merasakan sakit ketika mengenangmu
iya, merindukan dan mengenangmu menjadi dua hal yang tak ingin kulakukan lagi. tapi.. ah, ketika aku tak merindukanmu, kamu malah hadir dimimpiku.
aku terlalu merindukanmu
iya, aku (masih) merindukanmu :'(
No comments:
Post a Comment